Pernahkah kamu mendengar istilah mass hiring?
Tidak jarang perusahaan melakukan rekrutmen massal dalam periode tertentu, misalnya ketika perusahaan baru terbentuk, pembukaan pajak baru atau ketika terbentuknya divisi baru dalam perusahaan. Disaat inilah perusahaan membutuhkan banyak talent dengan cepat sehingga dilakukan Mass Hiring.
Pada dasarnya mass hiring bukanlah hal baru dalam dunia HR. Beberapa industri sering melakukannya, terutama dalam industri retail, hospitality dan manufaktur.
Strategi mass hiring yang tepat menjadi solusi dalam mendapatkan talent yang kompeten dan berkualitas. Dalam menjalankannya tentulah tidak mudah dan diperlukan perencanaan serta strategi yang matang sehingga prosesnya efektif.
Artikel berikut ini akan memberikan penjelasan lebih lengkap dan komprehensif mengenai mass hiring, manfaat serta strategi yang tepat dalam menjalaninya.
Semoga bermanfaat!
Apa itu mass hiring?

Mass hiring adalah suatu proses rekrutmen yang dilakukan perusahaan dengan tujuan mencari karyawan baru dan mengisi posisi dalam jumlah besar dalam satu waktu tertentu atau waktu yang relatif singkat.
Umumnya mass hiring dilakukan dalam situasi tertentu, seperti:
- Ketika perusahaan mengalami pertumbuhan yang pesat
- Adanya ekspansi dan pembukaan cabang baru
- Memulai suatu proyek besar dan adanya klien baru
- Adanya kebutuhan penambahan tenaga kerja dalam periode waktu tertentu
- Tingkat turnover karyawan tinggi
Tujuan dilakukannya mass hiring adalah untuk memenuhi kebutuhan atas tenaga kerja dengan cepat dan efisien. Sehingga perusahaan akan melibatkan tim perekrut yang bekerjan dengan intensitas tinggi untuk menyeleksi dan merekrut kandidat sesegera mungkin & berjumlah besar.
Proses yang dilalui akan sama dengan proses rekrutmen pada umumnya, mulai dari screening awal, uji kompentensi, psikotes hingga tahap interview. Praktiknya dalam dilakukan melalui job fair, menggunakan recruitment agency ataupun internal yang ditugaskan memperluas tim secara cepat.
Apa Manfaat Mass Hiring bagi Perusahaan?
Mass hiring memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, terutama ketika perusahaan membutuhkan penambahan tenaga kerja dalam skala besar. Tentu tidak hanya itu, berikut beberapa manfaat mass hiring bagi perusahaan.
Efisiensi waktu
Mass hiring akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengisi banyak posisi yang diperlukan dalam waktu singkat. Dengan demikian proses rekrutmen dalam diselesaikan dalam hanya beberapa minggu, tidak berbulan-bulan sehingga dapat memberikan efisiensi waktu.
Scalability
Dengan mass hiring, dapat mendukung fleksibilitas dan kemampuan perusahaan dalam mendapatkan jumlah tenaga kerja untuk waktu yang cepat dan skala besar. Hal ini berperan penting bagi perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan bisnis yang pesat.
Hemat Biaya
Melakukan proses rekrutmen dalam jumlah besar secara bersamaan dapat menghemat biaya yang dikeluarkan perusahaan secara besar-besaran. Dengan demikian perusahaan dapat tidak perlu mengeluarkan budget secara terpisah untuk kampanye perekrutan dalam mengisi berbagai posisi sekaligus.
Meningkatkan Produktivitas
Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja secara cepat mendorong operasional perusahaan berjalan lancar dan tidak ada project yang tertunda. Dengan demikian produktivitas pun dapat dipertahankan, sekaligus ditingkatkan.
Menciptakan Branding Perusahaan
Perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dalam jumlah besar akan menarik perhatian banyak kandidat untuk mencari tahu tentang perusahaan. Informasi yang dibagikan terus-menerus akan meningkatkan nama perusahaan sehingga semakin dikenal sebagai perusahaan yang membuka peluang baru bagi pencari kerja.
Tantangan Lakukan Mass Hiring
Terlepas dari banyaknya manfaat yang diberikan, dalam menjalani mass hiring tentu adanya tantangan tersendiri yang akan dialami dan perlu diwaspadai.
- Mass hiring akan cukup membebani HR karena akan melibatkan banyak proses yang memakan waktu, seperti mencari kandidat, screening VC dan interview massal
- Tidak jarang timbul miskomunikasi antara perekrut dan atasan, karena itu diperlukan visi dan misi yang sama agar mendapatkan tenaga kerja berkualitas berskala besar dalam waktu singkat
- Kesulitan dalam menemukan tenaga kerja yang berkualitas dengan keterampulan dan pengalaman sesuai yang diinginkan
- Manajemen kinerja semakin komplaks dan cukup sulit jika skalanya cukup besar
- Sulitnya mempertahankan penilaian kandidat yang adil dan konsisten
- Meningkatnya tingkat pemutusan hubungan kerja yang memicu proses penambahan karyawan tidak berkenlanjutan sehingga dapat menimbulkan dampak negatif pada citra perusahaan
- Dibutuhkannya keterampilan khusus dalam mengembangkan strategi dan metode aplikasi yang tepat dalam mempromosikan lowongan
Strategi Mass Hiring

Mass hiring dapat menjadi salah satu strategi perusahaan dalam memperluas SDM dalam waktu relatif singkat. Namun perlu dipahami adanya risiko yang akan dihadapi jika tidak dirancang dengan baik, seperti merekrut kandidat yang tidak sesuai kebutuhan atau kurang berpengalaman.
Sehingga penting untuk menetapkan strategi yang tepat dalam mendukung keberhasilan proses mass hiring dan tenaga kerja dapat terpenuhi secara efektif dan efisien.
Memastikan kebutuhan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan apakah perusahaan benar-benar membutuhkan proses mass hiring. Jika perusahaan sedang pada posisi yang membutuhkan penambahan tenaga kerja dalam skala besar, maka mass hiring sangat dibutuhkan.
Namun sebaliknya, jika perusahaan sedang tidak dalam kondisi sepert diatas, maka mungkin keputusan melakukan mass hiring perlu dipertimbangkan kembali.
Memperhatikan infrastruktur dan sumber daya yang ada
Perusahaan perlu mempertimbangkan kesiapannya sebelum melakukan mass hiring dengan memastikan apakah perusahaan memiliki sumber daya atau infrastruktur yang dapat menunjang karyawan baru.
Sepert ruang kerja yang memadai, perangkat elektronik (komputer atau laptop), kebutuhan finansial (gaji, tunjangan, bonus). Jika perusahaan merasa belum siap memenuhi hal tersebut, maka keputusan melakukan mass hiring mungkin perlu ditunda terlebih dahulu.
Buat perencanaan awal
Buatlah perencanaan yang matang, mulai dari tujuan yang ingin dicapai, jumlah karyawan yang dbutuhkan, keterampilan dan pengalaman apa yang diperlukan, periode pelaksanaan mass hiring, posisi yang akan diisi, tim rekrutmen, teknologi yang memadai dalam mendukung pelaksanaan mass hiring.
Bagian utama yang perlu diperhatikan adalah:
- Awareness
- Attraction
- Interest
- Applying
- Evaluating
- Interviewing
- Hiring
Koordinasi tim
Akan lebih baik jika perusahaan melibatkan berbagai departemen dan tim dalam proses mass hiring agar lebih memahami kebutuhan dan memastikan penilaian berlangsung secara komprehensif.
Promosi lowongan yang luas
Manfaatkan seluruh portal dan saluran yang ada untuk mengumumkan lowongan pekerjaan, termasuk pada website perusahaan, berbagai portal pekerjaan online, social media atau bahkan mengikuti job fair.
Semakin luas promosi akan semakin banyak menarik minat dan perhatian calon karaywan dengan berbagai latar belakang dan pengalaman untuk mendaftar.
Memanfaatkan jasa eksternal
Menjalin kerjasama atau bermitra dengan agen eksternal, seperti agensi rekrutmen, agen penyalur tenaga kerja atau perusahaan outsourcing, juga dapat menjadi pilihan dalam membantu perusahaan memperluas akses terhadap kandidat sehingga proses rekrutmen dapat berjalan dengan cepat.
Metode seleksi yang efektif
Perusahaan perlu melakukan penilaian kualifikasi dan keterampilan calon karyawan dengan cepat, mulai dari screening CV, proses psikotes, tes keterampilan, evaluasi berbasis project dan tahapan wawancara.
Buatlah proses screening yang cepat dan efektif, begitu pula dengan proses interviewnya. Jangan biarkan proses rekrutmen berjalan tidak efisien dan terlalu bertele-tele.
Onboarding dan pelatihan
Karyawan yang terpilih akan lanjut pada proses offering, yang jika terjadi persetujuan, maka karyawan akan secara resmi bergabung ke perusahaan.
Selanjutnya, siapkan program pelatihan untuk mempersiapkan karyawan agar cepat beradaptasi dengan budaya perusahaan, prosedur kerja dan harapan atas kinerja. Dengan demikian dapat memastikan kohesi dan produktivitas.
Perusahaan juga perlu mempertimbangkan pengembangan atas karyawan dengan memberikan feedback secara teratur, pelatihan lanjutan dan promosi pertumbuhan karir.
Lakukan evaluasi dan peningkatan
Setelah proses rekrutmen selesai, perusahaan perlu melakukan evaluasi terhadap proses yang telah dijalankan, sembari mengidentifikasi hasil dan hal yang perlu diperbaiki untuk penerapan masa depan.
Proses rekrutmen mudah dengan HRIS

Mass hiring menjadi solusi bagi bisnis untuk berkembang. Namun karenanya juga, HR perlu bekerja dengan lebih ekstra ketika melakukan proses mass hiring, yang mana akan memakan banyak waktu dan tenaga.
Namun kini dengan hadirnya Aplikasi Pro-Int HRIS, proses rekrutmen bukanlah lagi persoalan yang rumit dan memakan waktu. Seluruh elemen yang berkaitan dengan rekrutmen dapat diatasi dalam satu aplikasi yang terintegrasi.
Dilengkapi dengan fitur e-recruitment sehingga memudahkan perusahaan dalam menjangkau kandidat yang lebih luas. Proses rekrutmen dari tahap permintaan, perencanaan, pembuatan lowongan, screening hingga proses offering pada calon kandidat potensial.
Undangan interview hingga tes psikotes juga tersedia dalam aplikasi sehingga keseluruhan proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan efisien. Perusahaan tidak perlu pusing lagi saat akan lakukan mass hiring.
Tunggu apa lagi? Komunikasikan kebutuhan sistem rekrutmen sesuai kebutuhan perusahaan Anda bersama tim profesional kami sekarang. Jangan lewatkan kemudahan dan penawaran menarik dari kami!











