7 Tips Lakukan Multitasking yang Benar Dalam Dunia Kerja

Table of Contents

tips multitasking

Apakah kamu termasuk orang yang senang melakukan multitasking? Seberapa sering kamu melakukan multitasking saat bekerja?

Beberapa orang menganggap kemampuan melakukan multitasking penting untuk dilakukan pada saat sekarang ini. Namun beberapa juga berpendapat jika multitasking akan berdampak pada penurunan produktivitas.

Artikel berikut ini akan menjelaskan dengan lebih rinci dan jelas mengenai kelebihan dan kekurangan multitasking. Tidak hanya itu, ada 7 tips yang dapat diterapkan agar multitasking bisa dilakukan dengan lebih baik.

Ayo simak bersama!

Penjelasan Lengkap Multitasking

multiitasking yang benar

Kelebihan & Kekurangan Multitasking

Efektivitas dari multitasking dapat bervariasi antara masing-masing individu dan situasi yang ada. Kadangkala fokus hanya pada satu tugas secara menyeluruh lebih diutamakan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Multitasking tetap diperlukan jika adanya situasi yang mendesak. Melalui berbagai sudut pandang, multitasking memiliki kelebihan dan kekurangan saat dilakukan.

Kelebihan Multitasking

  1. Pekerjaan cepat selesai

Multitasking membuat dua atau lebih pekerjaan selesai lebih dan hanya dalam satu waktu. Hal ini tentu akan menghemat waktu. Pekerjaan yang selesai lebih cepat akan memberikan lebih banyak waktu luang untuk beristirahat.

Selain waktu, multitasking juga dapat menghemat dari sisi biaya. Perusahaan tidak perlu menambah karyawannya untuk mengerjakan tugas yang ada.

  1. Manajemen waktu yang baik

Orang yang dapat menyelesaikan banyak pekerjaan secara bersamaan dalam satu waktu memiliki pemahaman mengenai cara yang lebih efektif & baik dalam membagi waktu.

Dengan begitu, kamu dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan. Tidak dapat dipungkiri dalam dunia kerja performa akan dinilai baik berdasarkan banyaknya pekerjaan yang diselesaikan.

  1. Meningkatkan tanggung jawab

Multitasking akan membiasakan seseorang dengan tuntutan pekerjaan yang jumlahnya banyak dan diselesaikan dalam tenggat waktu yang ditentukan.

Dengan melatih fokus dalam melakukan banyak hal memungkinkan seseorang memiliki fleksibilitas dan adaptasi yang baik. Resiko ketergantungan akan berkurang serta tidak keberatan jika ditempatkan pada situasi yang menuntut.

  1. Mencegah penundaan pekerjaan

Multitasking juga dapat meminimalkan resiko pekerjaan menjadi terbengkalai sehingga menyebabkan performa & ritme kerja tetap terjaga. Tidak ada lagi tugas menumpuk, penundaan kerja dan risiko stres pun semakin minim.

Dengan multitasking, orang cenderung akan lebih memperhitungkan waktu untuk melakukan hal penting sehingga tidak ada pekerjaan yang tertunda dan akan lebih banyak daftar pekerjaan yang diselesaikan.

Kekurangan Multitasking

kekurangan multitasking
  1. Mengurangi daya ingat

Pada kenyataannya, multitasking akan menyebabkan otak sulit memproses terlalu banyak pekerjaan pada saat bersamaan, apalagi jika jenis pekerjaannya jauh berbeda.

Hal ini menyebabkan melambatnya fungsi otak serta daya ingat karena melebihi batas kemampuan dan beberapa studi menyebutkan jika kebiasaan multitasking akan mengakibatkan penurunan tingkat IQ seseorang.

  1. Mengurangi produktivitas

Seseorang yang tidak mampu melakukan multitasking dengan baik hanya akan membuang-buang waktu karena lebih mudah kehilangan fokus sehingga pekerjaan menjadi tidak kunjung selesai.

Tidak hanya itu, nyatanya mengerjakan beberapa tugas bersamaan menyebabkan kehilangan 40% dari produktivitas.

Perasaan telah menyelesaikan banyak pekerjaan dalam satu waktu hanya bersifat semu karena hanya memindahkan fokus secara cepat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain.

Hal ini menyebabkan seseorang mudah terdistraksi yang justru akan memperlambat pekerjaan, tugas tidak diselesaikan secara efisien & menimbulkan banyak kesalahan dibandingkan dengan hanya berfokus pada satu pekerjaan.

  1. Memicu stres

Mengerjakan banyak tugas secara bersamaan dapat meningkatkan stres karena beban meningkat dua kali lipat. Stres yang berkepanjangan menyebabkan menurunnya imun sehingga lebih mudah diserang penyakit.

Selain stres juga akan menimbulkan rasa cemas, panik, frustasi hingga sakit kepala, yang jika dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental.

  1. Efisien namun tidak efektif

Meskipun dengan multitasking pekerjaan lebih cepat selesai, namun seringkali hasilnya tidak maksimal. Hal ini disebabkan konsentrasi yang terbagi antara pekerjaan satu dengan lainnya dan juga kecenderungan bekerja dengan tergesa-gesa.

Daya fokus menurun yang mengakibatkan menurunnya kualitas pekerjaan & performa tidak maksimal yang pada akhirnya meningkatkan potensi terjadinya kesalahan.

  1. Menurunkan kreativitas

Multitasking dapat menurunkan kreativitas seseorang karena otak akan bekerja lebih berat sehingga kapasitasnya penuh untuk dapat berpikir kreatif maupun berimajinasi.

  1. Salah menyusun prioritas

Multitasking cenderung meningkatkan resiko kesalahan dalam menyusun prioritas tugas yang harus dikerjakan berdasarkan tenggat waktu dan tingkat kepentingannya.

Tips Melakukan Multitasking

Perlu diketahui bahwa multitasking bukan keterampilan yang dimiliki oleh semua orang. Kabar baiknya adalah setiap orang dapat melatih dirinya agar dapat melakukan multitasking dengan baik sehingga hasil yang diperoleh optimal.

Tidak setiap jenis pekerjaan maupun perusahaan menuntut karyawannya untuk mahir dalam multitasking. Namun selayaknya bekerja di suatu tempat, semakin cepat dan produktif menyelesaikan pekerjaan yang berkualitas, maka semakin baik pula penilaian kinerjanya.

7 cara lakukan multitasking

Berikut 7 cara melakukan multitasking yang dapat kamu coba terutama di tempat kerja:

Buat daftar tugas

Catat seluruh daftar tugas yang akan dikerjakan agar tidak ada yang terlupakan. Dengan begitu, pelaksanaan multitasking akan lebih terarah.

Membuat daftar tugas juga akan memudahkan diri saat akan mengelompokkan jenis pekerjaan yang tingkat kemiripan dan kerumitannya sama hingga memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Kelompokkan tugas yang serupa

Mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam satu waktu akan terasa melelahkan dan sering membuatmu keteteran. Oleh karena itu, harus pintar memilih pekerjaan mana  yang akan dilakukan bersamaan.

Pilih pekerjaan yang memiliki kesamaan sehingga saat pengerjaannya tidak perlu berpikir lebih keras serta mempercepat pekerjaan karena masih pada satu bidang yang sama dan prosesnya pun sama.

Tentukan prioritas

Melalui daftar dan pengelompokkan tugas yang ada, urutkanlah berdasarkan skala prioritasnya. Fokus pada tugas yang paling penting dan mendesak agar menghindari kemungkinan tugas yang penting tidak dikerjakan di akhir atau bahkan melewati batas waktunya.

Hindari distraksi

Multitasking akan semakin sulit dilakukan jika adanya gangguan. Oleh karena itu, berusaha untuk menghindari diri dari berbagai distraksi, baik dari smartphone ataupun lingkungan tempat kerja.

Pilih suasana kerja yang tenang, bebas gangguan dan nyaman untuk mengurangi banyaknya distraksi yang dapat mengalihkan fokus & konsentrasi saat bekerja pada tugas penting.

Lakukan evaluasi hasil kerja

Luangkan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap hasil kerja. Apakah tugas berhasil diselesaikan dengan baik & tepat waktu? Apa ada yang kurang efektif? Apa ada bagian yang salah?

Pertanyaan berikut dapat membantu memahami apakah multitasking sesuai untuk situasi tersebut. Selain itu juga dapat memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

Manfaatkan teknologi

Penggunaan teknologi semakin marak seiring berkembangnya zaman yang bertujuan untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas, begitu pula saat melakukan multitasking.

Teknologi yang akan digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti fitur auto reply, menyediakan FAQ, mengirim email secara otomatis agar terkirim tepat waktu, pengaturan upload content sesuai jam yang diinginkan.

Memanfaatkan aplikasi manajemen proyek juga termasuk salah satunya agar tugas terorganisir dengan lebih baik.

Lakukan satu kegiatan aktif & satu kegiatan pasif

Multitasking dapat dilakukan dengan memilih melakukan hanya satu kegiatan aktif dan satu kegiatan pasif bersamaan dalam satu waktu. Seperti mendengarkan lagu sembari membuat konten media atau menulis artikel.

Secara logika, melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu akan membuatmu menggunakan lebih sedikit waktu daripada biasanya, kerja akan lebih efisien dan cepat selesai.

Namun apabila tidak mampu dilakukan dengan baik, bukannya memberikan manfaat, melainkan kerugian baik untuk perusahaan maupun diri orang itu sendiri. Sehingga dapat disimpulkan jika sebenarnya multitasking tidak selalu baik untuk dilakukan.

Jika multitasking harus dilakukan, maka kamu harus mengetahui kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan agar bisa menyeimbangkan diri dalam melakukan pekerjaan.

Dapatkan lebih banyak informasi seputar lingkungan kerja melalui section artikel kami.

Mulai Transformasi Bisnis Anda

#YakinDenganProint
Partner Tepat untuk Bisnis Anda

Dipercaya oleh perusahaan-perusahaan terdepan di Indonesia